Selasa, Februari 24, 2009

OPTIMISME MACAN PUTIH



Optimisme Macan Putih
Yakin Bisa Menang Lawan Persiwa

koncomacan - Nada optimistis kembali mencuat dari kubu skuad Macan Putih Persik Kediri. Menjelang laga melawan Persiwa Wamena, Sabtu (28/2) nanti, skuad Macan Putih yakin bisa mendulang poin penuh.
Keyakinan tersebut mencuat dari komentar Manajer Iwan Boedianto. Menurut Iwan, dengan bermain di kandang sendiri maka mereka memiliki peluang besar untuk memenangi laga keempat di putaran kedua tersebut.

"Saya yakin Persik bisa menghadapi Persiwa dan menuai kemenangan," ucapnya mantap.
Kemenangan tersebut, menurut Iwan, bukan satu hal yang mustahil. Ini setelah dirinya mengevaluasi permainan Persik dalam beberapa laga terakhir. Meskipun pada tiga laga tersebut Persik hanya menang sekali, yaitu saat melawan Arema Malang, namun dari segi permainan Persik mengalami peningkatan.

Apalagi jika performa Persik seperti pada laga terakhir melawan Sriwijaya FC mampu dipertahankan. Yaitu tampil ngotot dan berani menekan balik lawan.
Selain itu, optimisme kubu Persik juga terjadi karena melihat grafik penampilan calon lawannya. Tim berjuluk Badai dari Pegunungan Tengah tersebut agak menurun. Khususnya dalam partai terakhir mereka. Persisnya ketika Persiwa kalah telak 1-6 dari tuan rumah Persija Jakarta. Kekalahan telak tersebut, menurut Iwan, sangat dipengaruhi faktor buruknya penampilan tim tersebut.

"Melihat kondisi itu, harusnya Persik bisa menang melawan Persiwa," ulangnya.
Hal tersebut bisa menjadi peluang bagi Persik agar tak mengalami kekalahan beruntun. Kemenangan jelas harus diraih oleh Persik apabila mereka ingin menambah poin. Seperti diketahui Persik hanya meraih tiga poin dari tiga laga yang telah mereka lakoni.
Hal ini jauh dari harapan Persik yang seharusnya mendapat tujuh poin di tiga laga tersebut. Seperti yang dipaparkan pelatih Aji Santoso. "Seharusnya tiga pertandingan, tujuh poin. Tapi dapat tiga juga tak terlalu buruk," jelas Aji beberapa waktu lalu.

Minimnya poin yang diraih membuat posisi Persik di daftar klasemen sementara tidak terkerek. Persik tetap berada di peringkat kedelapan saat ini. Posisi tersebut belum aman untuk membuat Persik memenuhi target tak terdegradasi. Karena itu, Aji mengatakan timnya terus berusaha mencetak poin demi poin. Utamanya pada laga kandang yang bakal lebih dimaksimalkan agar bisa menjadi lumbung poin bagi mereka.

Konsentrasi untuk Hindari Bobol di Menit Akhir

Kegagalan di dua laga away menghadapi tim-tim daratan Sumatera, membuat kubu Persik berbenah. Khususnya agar timnya bisa terhindar dari kebobolan di menit-menit akhir. Seperti yang terjadi ketika mereka kalah dari PSMS Medan dan Sriwijaya FC. Keberhasilan menyamakan kedudukan jadi sirna karena harus kemasukan gol di menit akhir. Bahkan, ketika melawan PSMS gol kemenangan lawan tercetak di masa injury time.

Padahal, mereka masih akan turun dengan skuad yang sama saat menghadapi laga keempat mereka di putaran kedua Sabtu (28/2) nanti. Gagal mendapat striker baru, Persik harus memaksimalkan pemain yang ada. Kali ini pelatih Aji Santoso tengah memberikan formula yang tepat agar Persik tak kebobolan di menit-menit akhir.
"Ini memang menjadi salah satu evaluasi kami. Kami sering lengah di menit-menit akhir," aku Aji beberapa waktu lalu.

Persik memang tak mengalami kesulitan saat bertemu Arema Malang di pertandingan pertama. Namun, pada laga kedua dan ketiga, tim ungu-ungu terpaksa harus menunda poin. Dan hal itu terjadi di menit-menit akhir pertandingan.

Pada laga melawan PSMS Medan di Stadion Siliwangi, kedudukan imbang 1-1 kedua tim berbalik menjadi kemenangan untuk PSMS. Setelah sundulan Esteban bersarang di jala Persik beberapa detik sebelum peluit panjang ditiup.
Tak jauh berbeda saat bertandang ke Palembang. Persik harus merelakan kedudukan imbang berubah menjadi 2-1 untuk SFC di menit ke-81.

Menurut Aji, gol yang bersarang di gawang Persik terjadi karena konsentrasi pemain mulai menurun. Khususnya pada menit-menit menjelang pertandingan bubar. Salah satunya karena stamina juga menurun. Sehingga, para pemain terlepas dari skema permainan yang seharusnya mereka lakukan.
"Karena itu, saya menekankan kepada mereka untuk tetap fokus dan konsentrasi. Kuncinya adalah perbaikan fisik," ungkapnya.

Karena itu, maintenance fisik menjadi perhatian pertama usai melakoni laga terakhir. Tak main-main, fisik para pemain terus digenjot selama beberapa hari lalu.
Lebih lanjut, pelatih yang pernah menjadi pemain timnas di era 80-an tersebut juga memberikan instruksi agar pemain belakang selalu bekerja ekstra saat bola ada di tangan lawan yang sedang menyerang.
"Empat pemain belakang harus siap di posisi dekat gawang apabila lawan sudah dekat menyerang, jangan lengah," jelasnya.
Strategi ini diharapkan bisa diterapkan para pemain agar kejadian seperti pada dua pertandingan terakhir tidak terulang. Dan mereka menuai kemenangan di laga-laga berikutnya.

Label:

ROMAN PENGANTI SOULEY



Giliran Souley Out

MALANG - Daftar pemain Arema yang dicoret bertambah panjang. Setelah Leo Chitescu diputus kontrak Sabtu (21/2) lalu, kemarin (23/2) pagi giliran Souleymane Traore yang mengalami nasib serupa. Gelandang asal Guinea tersebut dicoret karena penampilannya pada putaran kedua Djarum Indonesia Super League (DISL) dianggap tak maksimal.

Penampilan pemain yang akrab disapa Souley itu mengalami penurunan jika dibandingkan performanya pada putaran pertama. Saat tampil di putaran pertama, mantan pemain PSS Sleman itu mampu mencetak lima gol. Dengan raihan gol tersebut, dia bersama Emaleu Serge untuk sementara menjadi top scorer Arema musim ini.

Dengan dicoretnya Leo, saat ini Arema tinggal memiliki empat pemain asing. Yakni Patricio Morales (striker), Boubacar Kieta (stoper), Fortune Udo (striker), dan Chmelo Roman (gelandang). Untuk melengkapi kuota lima pemain asing, saat ini pelatih Arema Gusnul Yakin masih menyeleksi Perry Sah Kollie dan Buston Nagbe Browne. Keduanya asal Liberia.
Hanya, posisi kedua pemain yang masih mengadu nasib di Arema itu berbeda dengan Souleymane yang selama ini menempati gelandang. Perry dan Buston selama ini merupakan pemain spesialis striker. Padahal, di lini depan, Arema sudah memiliki Patricio dan Fortune. "Saya bisa saja menggunakan tiga penyerang," kata Gusnul.

Diharapkan, dengan menempatkan tiga striker yang kualitasnya sama baik, Arema bisa segera mengakhiri kemandulannya di putaran kedua. Selama tiga laga putaran kedua, Arema belum sekali pun mencetak gol ke gawang lawan. Jikalau nanti Arema membutuhkan sosok gelandang asing, posisi Patricio bisa digeser lebih ke belakang.
Lalu, siapa pemain yang akan dipilih Gusnul? Mantan pelatih Persibo Bojonegoro tersebut tampaknya lebih condong merekrut Buston. Dia menilai mantan pemain Perseman Manokwari tersebut bertipe pekerja keras. Dan yang terpenting, Buston juga mempunyai finishing touch cukup baik.

Eko Subekti -agen Buston yang berada di bawah bendera Indobola Mandiri- mengaku pemainnya itu memang sudah direkomendasikan pelatih untuk dikontrak. Cuma, untuk saat ini, antara Arema dengan Buston masih belum mencapai kata sepakat mengenai nilai harga kontrak. "Insya Allah saya akan ke Malang besok (hari ini). Kedatangan saya untuk negosiasi harga Buston," ungkap dia.

Mantan manajer Arema tersebut juga mengatakan, selain menegosiasikan masalah harga, dirinya akan segera mempercepat pengurusan administrasi pemain asing Arema lainnya. Kebetulan, dua pemain asing Arema yang baru direkrut, yakni Fortune dan Roman, juga berada di bawah agensinya.

Total, bila Buston jadi bergabung, pemain Indobola Mandiri yang berada di Arema mencapai empat orang. Selain Buston, Fortune, dan Roman, pemain asing lain yang berada di bawah lindungan Eko Subekti adalah Patricio Morales.

Justru Senang Dicoret

Bagi seorang pemain, pemutusan kontrak dianggap sebagai hal yang menakutkan. Apalagi pemutusan kontrak itu dilakukan di tengah kompetisi. Namun, bagi Souleymane Traore, pencoretan yang dilakukan manajemen Arema justru membuatnya senang. Lho? Berikut petikan wawancara Souleymane dengan wartawan Radar Malang melalui ponselnya.
Katanya sudah tak menjadi pemain Arema lagi?
Benar. Tadi pagi (23/2) saya sudah tanda tangan pemutusan kontrak dengan manajemen Arema di kantor Arema.

Mengapa Anda dicoret?

Saya tidak tahu. Itu semua urusan pelatih.
Bagaimana perasaan diputus kontrak mendadak?
Saya justru senang dicoret. Dulu saya sangat suka bermain di Arema. Tim ini tim besar dan selalu berada di papan atas. Arema juga punya suporter fanatik. Namun, saat ini Arema menjadi tim yang sulit menang. Saya malu terhadap Aremania bila tetap ada di tim ini. Namun, saya tak bisa berbuat banyak.
Arema sulit menang. Apa penyebabnya?
Kamu bisa lihat sendiri. Pelatih coret semua pemain berkualitas. (Esaiah Pello) Benson, Aaron (Nguimbat), (Emile Bertrand) Mbamba dicoret. Manajemen dan pelatih justru mempertahankan pemain yang sakit dan tua-tua. Mereka juga mengambil pemain-pemain yang kualitasnya pas-pasan. Itu yang membuat Arema tak bisa bersaing dengan tim-tim lain. Pemain lokal yang bagus juga dicoret dan diganti dengan yang kualitasnya tak jauh beda. Komang (Mariawan) dan (Ali) Usman itu striker bagus. Lihat saja sekarang penggantinya.
Perekrutan pemain itu membuat penampilan Anda menurun?
Terus terang ya. Pemain-pemain baru itu tak banyak membantu. Demikian juga pemain tua, tak banyak membantu. Beda dengan penampilan saya pada putaran pertama sehingga saya bisa mencetak lima gol. Gol-gol yang saya lesakkan merupakan kontribusi pemain-pemain yang sudah dicoret. Saya tidak tahu mengapa pelatih ambil keputusan itu. Tapi itu bukan urusan saya. Itu wewenang pelatih.

Setelah dicoret, rencananya mau ke mana?

Saya masih menunggu. Beberapa waktu lalu sudah ada sejumlah klub Indonesia yang terus menghubungi saya. Namun, saya tak memberikan jawaban karena saya masih di Arema. Salah satu yang serius meminta saya adalah Jepara (Persijap). Tim ini bagus. Mereka tim solid. Ada juga klub dari Singapura yang meminta saya.
Jadi, pencoretan ini memang Anda tunggu?
Saya tidak menunggu pencoretan. Tapi, saya senang ketika pelatih dan manajemen Arema mencoret saya saat ini. Mungkin, saya akan kembali lagi ke Arema jika pemainnya benar-benar berkualitas. Dan tentu saja bila pelatih Arema juga pelatih yang berkualitas. (fir/yn)

Label:

AYOENG-PERSIK

SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA ... INI KANDANG KITA .. 13 DESEMBER PERSIK VS PERSIBA LIVE ANTV 15.30 DI BRAWIJAYA

Visitors

HTML Counter
Web Site Hit Counters
"BUKU TAMU KONCOMACAN"

HOME 13 DESEMBER PERSIK VS PERSIBA
HOME 13 DESEMBER PERSIK VS PERSIBA

View Results
Create a Blog Poll

JUARA LIGA SUPER 2009-2010?
JUARA LIGA SUPER 2009-2010?

View Results
Create a Blog Poll

MY LINK,TUKERAN YUUK,,,,

koncomacan
  • Edit-Me
  • KLASEMEN LIGA SUPER 2009-2010
    Klub M M S K SG Nilai
    PERSIBA 8 4 2 2 13-7 14
    AREMA 6 4 2 0 6-1 14
    PERSIWA 7 4 1 2 18-10 13
    PERSELA 5 4 1 0 5-1 13
    PSPS 8 3 3 2 9-8 12
    PERSIJAP 5 3 2 0 6-1 11
    PERSISAM 8 3 2 3 7-9 11
    PERSIPURA 7 1 4 1 9-8 10
    PERSEBAYA 7 4 1 2 18-18 10
    PERSEMA 6 3 1 2 8-8 10
    SRIWIJAYA 6 3 1 2 9-12 10
    PERSIK 7 1 5 1 8-6 8
    PSM 8 2 2 4 7-13 8
    PERSIJA 6 2 1 3 8-9 7
    BONTANG FC 8 1 3 4 9-10 6
    PERSIB 6 2 0 4 5-8 6
    PELITA 7 0 2 5 4-11 2
    PERSITARA 7 0 1 6 4-13 1
    TOP SKOR LIGA SUPER 2009-2010
    Jumlah Gol Nama Pemain
    6 DZUMANO HERAMAN EPANDI(PSPS)ANDI ODANG (PERSEBAYA)
    4 MARTIN ZADA(PERSELA)SAKTIWAN SINAGA(PERSIK)
    3 ALDO BARETTO(BONTANG)Noor Hadi(Persijap)
    2 Boaz Salossa(Persipura)
    7 Bambang Pamungkas(Persija)
    JADWAL PUTARAN PERTAMA LSI 2009-2010
    Tanggal Pertandingan Skor
    14/10/09 Persik vs Persisam 0-0
    17/10/09 Persik vs Bontang Fc 2-2
    21/10/09 Pelita vs Persik 1-1
    23/12/09 Persitara vs Persik 0-0
    22/11/09 Persik vs Persiwa 3-0
    25/11/09 Persik vs Persipura 2-2
    29/11/09 PSPS vs Persik 1-0
    02/12/09 Persija vs Persik 0-0
    13/12/09 Persik vs Persiba 0-0
    16/12/09 Persik vs PSM 0-0
    19/12/09 Persebaya vs Persik 0-0
    02/01/09 Persijap vs Persik 0-0
    10/01/09 Persela vs Persik 0-0
    17/01/09 Persik vs Persema 0-0
    20/01/09 Persik vs Arema 0-0
    23/01/09 Sriwijaya vs Persik 0-0
    26/01/09 Persib vs Persik 0-0
    JADWAL PUTARAN KEDUA LSI 2009-2010
    Tanggal Pertandingan Skor
    07/02/09 Persik vs Sriwijaya 0-0
    13/02/09 Persik vs Persib 0-0
    17/02/09 Arema vs Persik 0-0
    21/02/09 Persema vs Persik 0-0
    27/02/09 Persik vs Persijap 0-0
    03/03/09 Persik vs Persela 0-0
    06/03/09 Persik vs Persebaya 0-0
    17/03/09 PSM vs Persik 0-0
    20/03/09 Persiba vs Persik 0-0
    03/04/09 Persik vs PSPS 0-0
    10/04/09 Persik vs Persija 0-0
    18/04/09 Persipura vs Persik 0-0
    22/04/09 Persiwa vs Persik 0-0
    15/05/09 Persik vs Pelita 0-0
    22/05/09 Persik vs Persitara 0-0
    27/05/09 Persisam vs Persik 0-0
    30/05/09 Bontang vs Persik 0-0